Dahulu kala, untuk dapat bertahan hidup manusia harus pergi berburu dan hasil buruannya dinikmati bersama sama dengan keluarga ataupun kelompoknya, mereka berpesta bila hasil buruannya banyak, bila ada sisanya barulah disimpan untuk keesokan harinya. Setelah simpanan hasil buruannya sudah mulai menipis mereka kembali berburu lagi.

Namun hal ini tidak dapat dilakukan selamanya. Setelah usia mereka semakin tua, tenaganya sudah tidak sanggup lagi untuk pergi berburu dan bisa dikatakan sudah sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Akhirnya untuk kelangsungan hidupnya dilakukan dengan menumpang dan berharap diberikan oleh orang lain.

Apabila ditelaah lebih lanjut kegiatan seperti ini masih saja terjadi di masa kini namun perbedaanya adalah berburu digantikan dengan bekerja mendapatkan hasil/gaji. Inilah yang menyebabkan orang tidak pernah dapat ‘menghidupi’ dirinya ketika dia secara fisik sudah tidak produktif lagi.

Untuk merubah hal ini sebenarnya ada caranya, hanya dengan belajar dari para pemburu yang lebih modern. Pemburu yang lebih modern pada awalnya mereka berburu namun hasil tangkapan yang masih hidup tidak dibunuh untuk dimakan melainkan dikumpulkan untuk diternakkan sehingga mereka dapat memanfaat nilai lain selain dagingnya untuk dimakan. Mereka dapat memanfaatkan susunya untuk diminum, bulunya untuk menjadi penghangat tubuh, dan lainnya. Sedangkan hasil buruannya tetap masih utuh. Ini terus dilakukan berulang walau mereka secara fisik sudah tidak sanggup lagi. Dan yang pasti mereka tidak perlu selamanya pergi berburu.

Kembali kemasa kini, dengan meniru pemburu yang modern. Yaitu merubah dari pemburu menjadi peternak uang. Idealnya setiap manusia produktif adalah berkerja mencari uang untuk menghidupi dirinya namun pada saat uang terasa cukup sudah saatnya diternakkan. Bagaimana cara ternaknya? Dapat dengan yg sederhana sekali yaitu uang yang didapat ditabung atau didepositokan sehingga Anda dapat menikmati bunganya. Namun dengan sedikit pengetahuan lebih Anda dapat menternakkan uang Anda lebih baik lagi melalui reksadana, ORI, obligasi, Saham, Forex, Properti, Bisnis dan lain-lain. Sehingga hasilnya dapat dinikmati/ dimanfaatkan pada saat fisik Anda sudah tidak produktif lagi.

Fisik manusia tidak selamanya produktif, namun diasaat sudah tidak produktif hasil ternak sudah dapat membiayai hidupnya sendiri.

Jadi sudah siapkah Anda untuk berubah dari Berburu menjadi Berternak?